Johnny G Plate Kominfo
Johnny G Plate

Inilah Dia 12 Keahlian yang Dibutuhkan Industri Digital Indonesia

PEMUNCAK – Bertumbuh dengan pesatnya industri digital di Indonesia, membutuhkan banyak ke ahlian di berbagai bisang. Keahlian apa saja itu yang dibutuhkan untuk perkembangan dan kemajuan industri digital di tanah air, simak pejelasan Johnny G Plate menteri komunikasi dan informatika.

Dalam sebuah acara bernama TalentTalks Pembukaan DTS 2021 secara daring, hari ini Rabu (28-7-2021) Johnny mengatakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sedang dibutuhkan adalah bidang big data analytics, cyber security, cloud computing, web developer, cyber operation, data analyst, digital marketing, graphic designer, IT perbankan, IT project management, smart city, dan keahlian intermediate skill.

“kita butuh soft skills tak hanya hard skills di industri digital ini, soft skills itu sering disebut dengan 24th century skills,” teranng Johnny pada acara tersebut.

Selain itu Johnny menambahkan industru digital juga membutuhkan 4C maksudnya: critical thinking, creativity, collaboration, dan communication skill. Tambahnya jika semua skill itu di komninasikan itulah jalan menuju kesuksesan digital society.

Johhny juga menyampaikan tentang ekonomi digital Indonesia yang di proyeksikan akan melampaui US$ 124 Miliar di tahun 2024. Ekonomi digital Indonesia sangat berpotensi, terlihat dari laporan tahun lalu tumbuh 2 digit sebesar 10,58%.

“diwaktu yang sama bermacam sektor lainnya mengalami tekanan dan kontraksi berat, malah sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bertumbuh 2digit yaa, sekitar 10,58%,” ungkap Johnny.

Melihat potensi yang sangat besar pada sektor ekonomi gidital, maka pemerintah Indonesia telah membuat target pada tahun 2024 paling tidak 50% dari UMKM Indonesia sudah go digital, itu setara dengan 30 juta UMKM.

Johhny menambahkan, Presiden Jowo Widodo juga sudah mendorong Indonesia untuk menghasilkan startup digital di bidang keuangan, perindustrian, broadcasting, pertanian, perikanan, pendidikan, kesehatan, perkotaan, dan lainnya.

“intermediate skill digital talent adalah yang paling banyak dibutuhkan,” tambah Johhny.

Maka pada tahun ini Kominfo membuka kembali pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) 2021 yang terdiri dari 8 akademi pelatihan tersedia untuk di ikuti peserta. Harapan nya dengan adanya pelatihan ini maka akan tumbuh kepercayaan terhadap digital talent yang dipunyai masyarakat Indonesia.

“Dengan adanya pelatihan tersebut harapannya menimbulkan kepercayaan industri teknologi digital untuk menerima lowongan pekerjaan bagi sumber daya manusia dalam negeri dan digital talent mempunyai kemampuan membuka lapangan kerja baru,” kata Johhny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *